Pages

Profil Marcelo

Minggu, 26 Mei 2013
Siapa sih disini yg tidak kenal dengan nama Marcelo.? kalau buat Madridista pasti sudah tau dong,,
biar bisa tau lebih jauh tentang Marcelo, nih saya kasih profilnya buat sobat semua,,




Nama Lengkap    : Marcelo Vieira da Silva Junior
Tanggal Lahir    : 12 Mei 1988
Tempat Lahir    : Rio de Janeiro, Brazil
Tinggi        : 1.73 m
Posisi Bermain    : Bek kiri
Klub Saat Ini    : Real Madrid
No. Punggung    : 12
Karir Junior    : 2002-2005 Fluminense
Karir Senior    : - 2005-2006 : Fluminense
                        - 2007-sekarang : Real Madrid

Marcelo adalah seorang pemain sepak bola Brasil yang bermain untuk Real Madrid dan tim nasional sepak bola Brasil. Marcelo konon berbakat dengan kemampuan teknis yang besar, tendangan keras, dan passing yang baik. Posisi utamanya sebagai bek kiri, namun dia juga bisa beroperasi sebagai sayap kiri.

itu sedikit info seputar Marcelo,,

Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya. 

Read more ...

10 Pemain Terbaik Real Madrid Dalam Sejarah Club

Selasa, 21 Mei 2013
hay sobat Madridista, saya akan memposting sesuatu tentang Real Madrid, dan trimakasih buat sobat yg sempet mampir ke blogger saya ini.
mungkin ada dari sobat yg belum tau siapasih pemain-pemain terbaik dalam sejarah Real Madrid,.?
nah,, buat yg pengen tau langsung di baca aja yuk,,,

1. Alfredo Di Stefano


     Adakah dari Madridista yg tidak tau Alfredo Di Stefano.??
Alfredo Di Stefano adalah legenda hidup Real Madrid dengan 308 gol sepanjang karirnya bagi Los Merengues. Dari Sembilan gelar UEFA Champions League yang dimiliki El Real, ia turut andil menyumbang lima diantaranya (1955/56, 1956/57, 1957/58, 1958/59, 1959/60). Ketajaman peraih dua kali Ballon d’Or (1957 dan 1959) ini sangat ditakuti oleh bek-bek lawan. Sebagai penghormatan, Real Madrid menjadikan namanya sebagai nama dari stadion milik Real Madrid Castilla di Valdebebas pada tahun 2006.

2. Ferec Puskas


     Setelah era Di Stefano, berikutnya muncul Ferec Puskas. Duet Stefano-Puskas ini begitu mematikan. Pemain berkewarganegaraan Hungaria dan Spanyol ini ada di peringkat keempat pencetak gol terbanyak El Real dengan 238 gol. Selama berkarir di Madrid, Puskas telah menyumbang lima trofi Liga Spanyol secara berutut-turut dari tahun 1961-1965. Pemain kelahiran 1927 ini pun pernah meraih gelar El Pichichi empat tahun berturut-turut dari tahun 1960-1964. Dan untuk menghargai talenta yang ia miliki, FIFA menciptakan Ferenc Puskas Award pada tahun 2009 yang diberikan kepada pencetak gol terindah dalam satu musim. Penghargaan ini diberikan karena Puskas adalah pencetak gol terbanyak di abad ke-20 dengan 512 gol dari 528 pertandingan.

3. Emilio Butragueno


     Butragueno adalah pemain asli binaan Real Madrid. Striker kelahiran 1963 ini adalah salah satu penyerang terbaik di era 80an. Selama berkarir, ia menyumbang enam gelar Liga Spanyol untuk Los Merengues. Meski perolehan gol nya di Madrid “hanya” 171 gol, namun kontribusinya begitu besar dalam menjaga kejayaan Real Madrid. Meskipun karirnya di klub yang ia bela sejak kecil tidak berakhir manis, namun tak satupun Madridista sejati yang akan melupakan sumbangsih seorang El Buitre.

4. Hugo Sanchez


     Real Madrid seakan tidak pernah kehilangan duet maut. Setelah era Di Stefano dan Puskas, lalu hadir duet Butragueno dan Sanchez. Ya, dialah tandem sejati dari Emilio Butragueno. Total 208 gol ia cetak untuk El Real. Tujuh tahun bermain untuk Madrid, lima kali ia persembahkan trofi Liga Spanyol.

5. Fernando Hierro


     Di bawah kepemimpinan Hierro lah Real Madrid terakhir kali meraih gelar UEFA Champions League. Karisma dan skill nya dalam memimpin barisan pertahanan sangat mengagumkan. Permainannya begitu lugas dan garang. Sebagai seorang bek, ia adalah pemain yang sangat subur. Dari 439 caps bersama El Real, ia mencetak 102 gol! Dan ia pernah mencetak hat-trick ketika menghadapi Real Zaragoza di tahun 2002.

6. Zinedine Zidane


     Dia adalah bagian penting dari era Los Galacticos. Di musim pertamanya membela Real Madrid, ia langsung menyumbangkan gelar UEFA Champions League. Tak butuh banyak gol untuk membuktikan bahwa ia adalah salah satu pemain tengah terhebat sepanjang masa. Sebuah tandukan ke dada Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006 tak akan cukup untuk membuat namanya menjadi buruk di mata pecinta sepakbola. Apapun yang terjadi, Zidane tetaplah Zidane dengan tendangan spektakulernya di Final Champions League 2002 yang akan dikenang sepanjang masa.

7. Luis Figo


     Bagi pendukung Barcelona, ia adalah seorang Judas. Namun bagi pendukung Madrid, ia adalah seorang pendosa yang bertobat ke jalan yang benar. Kemarahan segenap penghuni Boixos Nois tak cukup untuk menghentikan talenta Figo. Pemain berkewaganegaraan Portugal ini benar-benar mengontrol lapangan tengah Los Merengues. Gesit, elegan, dan pintar dalam memainkan si kulit bundar. Menjadi pemain pertama di era Los Galacticos.

8. Claude Makelele

     Perannya di Real Madrid ketika itu sungguh tidak tergantikan. Meski hanya tiga tahun berbaju putih El Real, sumbangsihnya sebagai gelandang bertahan sungguhlah besar. Bahkan karena talentanya tersebut, peran gelandang bertahan sering disebut dengan “Makelele role”. Selama ia bermain, Madrid selalu berhasil meraih gelar di setiap tahunnya. Dan setelah Makelele pindah, Madrid langsung puasa gelar.
Berikut adalah kutipan pernyataan Hierro mengenai kepergian Makelele: “Saya pikir Makelele adalah pemain terbaik Madrid beberapa tahun belakangan, namun tak seorangpun menyadari hal tersebut. Tak seorangpun sadar apa yang ia lakukan untuk tim ini. Semua pemain tahu bahwa dia adalah pemain terpenting. Kepergian Makelele adalah awal dari berakhirnya Los Galacticos.”

9. Iker Casillas


     Saint Iker. Begitu ia biasa dipanggil oleh para Madridista. Pemain asli binaan El Real ini telah mejadi penjaga gawang utama Madrid semenjak tahun 2002.
Casillas merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di muka bumi saat ini. Musim 2007-2008 adalah bukti betapa hebatnya seorang Casillas. Ia hanya kebobolan 32 gol dari 36 kali bertanding di La Liga. Sekarang ia telah menjadi kapten dari Real Madrid dan Spanyol. Reflek yang cepat, gesit, berwibawa, dan ganteng. Untuk poin yang terakhir, saya rasa cukup jarang seorang kiper memiliki paras tampan seperti dirinya. Setuju ladies?

10. Raul Gonzales


     Siapa yang bisa mengingkari bahwa Raul adalah salah satu pemain terbaik Real Madrid? Bahkan pendukung Barcelona pun tidak memungkirinya! Pencetak gol terbanyak El Real (323 gol) ini adalah pemain asli binaan Castilla Real Madrid. Menjalani debut sebagai pemain termuda yang pernah bermain bagi El Real, Raul ditahbiskan menjadi Pangeran Bernabeu oleh seluruh Madridista. Sepanjang karirnya bersama Madrid, tak sekalipun ia mendapatkan kartu merah. Sebuah bukti bahwa ia tidak hanya memiliki skill, melainkan juga kepribadian yang baik dalam mengontrol emosi dan memimpin tim. Sekalipun ia tidak menghabiskan karir di Real Madrid, tak mungkin pendukung Madrid akan melupakan pangerannya yang tercinta.

nah, itu dia 10 pemain terbaik Real Madrid dalam sejarah club, yang mana ni favoritnya kalian,,,?
jawabannya tulis di koment ya,,!!!

Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.
Read more ...

10 Penjaga Gawang (Kiper) Terbaik Sepanjang Masa

Minggu, 19 Mei 2013
Buat kalian para penggila sepak bola saya kasih info seputar kiper-kiper terbaik yang pernah ada,, bagi yang pengen tau, langsung baca aja yuk,,

Penjaga Gawang (kiper) memiliki peran yang sangat penting dalam sepak bola, penjaga gawang ini bertugas menghalau bola agar gawang mereka tidak kebobolan, untuk itu penjaga gawang haruslah memiliki skill yang sangat tinggi, serta reflex yang bagus,,
 Berikut ini ada daftar 10 Kiper terbaik sepanjang masa :

1. Lev Yasin (Unis Soviet)


     Lev Yasin Merupakan satu-satunya kiper yang pernah mendapat gelar pemain terbaik dunia (Ballon d'Or). Kemamuannya sebagai kiper tidak diragukan lagi, ia tercatat sebagai kiper yang  paling sering menahan tengangn pinlti lawan. Ia memiliki reflex yang sangat brilian dalam menepis serangan-serangan lawan. Karena aksi-aksinya tersebut ia di juluki The Black Spider dan kini banyak penghargaan kiper terbaik yang menggunakan namanya, salah satunya adalah Lev Yasin Award yang diberikan untuk kiper terbaik di Piala Dunia.

2. Dino Zoff (Italia)


     Dino Zoff merupakan kiper andalan  Juventus dan Italia pada periode 60'-an, 70'-an, dan awal 80'-an. Ia memiliki kemampuan yang sangat baik di bawah mistar gawang, DinoZoff juga menjadi kapten ketika Italia menjuarai Piala Dunia 1928 di Spanyol, ia juga menjadi kapten tertua yang membawa timnya juara Piala Dunia yang saat itu Dino Zoff sudah berusia 40 tahun.

3. Gianlugi Buffon (Italia)


     Baru-baru ini Buffon di nobatkan sebagai kiper terbaik abad 21 oleh IFFHS. Ia sempat di juluki Superman karena kebiasaannya terbang menghalau serangan lawan. Buffon juga berhasil mengantar Italia juara Piala Dunia 2006 dengan hanya kebobolan 2 gol sepanjang turnamen melalui pinalti Zidane dan gol bunuh diri Zaccardo.

4. Gordon Banks (Inggris)


     Gordon Banks merupakan legenda kiper Inggris, ia turut dalam skuad The Three Lions saat meraih satu-satunya Piala Dunia yang hadir ke Negeri Elizabeth di tahun 1966. Gordon Banks juga sempat menggagalkan peluang 99,99%  gol dari sundulan legenda Brazil, Pele, yang kemudian di nobatkan sebagai penyelamatan terbaik yang pernah ada.

5. Sepp Maier (Jerman)


     Sepp Maier menjadi bagian dari generasi emas Bayern Muenchen dan timnas Jerman saat mengusai Eropa dan Dunia di awal tahun 70'-an. Ia turut mempersembahkan gelar Liga Champios berturut-turut bagi Bayern Muenchen pada periode 1972-1974.

6. Iker Casillas (Spanyol)

     Casillas merupakan salah satu kiper terbaik dunia saat ini, ia juga merupakan jebolan akademi Real Madrid dan langsung mencuri perhatian saat menjadi kiper termuda yang tampil di Liga Champions saat Real Madrid mengalahkan Valencia di Final Liga Champions 2000. Kemudian Casillas menjadi andalan Real Madrid dan timnas Spanyol di bawah misatar gawang. Generasi emas Spanyol periode 2008-2012 juga memeampang nama Casillas sebagai kapten pertama yang meraih 3 Major Trophy berturut-turut, yaitu Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2010.

7.  Peter Schmeichel (Denmark)

     Peter Schmeichel memiliki kemampuan yang komplit sebagai penjaga gawang, ini dibuktikan saat ia menjadi bagian dari skuad Denmark menjuarai Piala Eropa 1992. Schmeicel juga menjadi bagian saat Manchester United meraih trebel winners pada 1999. Pada Final Liga Champions 1999 itu, Schmeilchel turut ambil bagian saat kemenangan dramatis MU atas Bayern. Ia turut maju membantu serangan di menit-menit akhir pertandingan dan mengirim umpan yang berbuah gol. Schmeichel juga sering mencetak gol dari situasi bola-bola mati, hingga sepanjang karirnya Schmeichel telah mencetak lebih dari 10 gol.

8. Oliver Khan (Jerman)


     Oliver Khan merupakan kiper andalan Jerman periode pergantian millenium baru. Ia memiliki tamoang yang keras dan gemar marah kepada bek-bek yang teledor, namun diatas semua kelakuan kerasnya ia adalah penjaga gawang jempolan. Aksinya bersama Bayern dan Jerman juga menuai banyak pujian, salah satu aksi memorabelnya adalah saat ia menjadi penentu kemengang Bayern Muenchen atas Valencia di drama adu pinalti dalam Final Liga Champios 2001. Oliver Kahn juga terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2002, ia sukses mengantar Jerman kebabak Final sebelum dikalahkan oleh Brazil. Sepanjang turnamen Khan hanya kebobolan satu gol sebelum babak final, ia kemudian harus mengakui kehebatan Ronaldo yang membobol gawangnya di babak final sebanyak dua kali.

9. Jose Luis Chilavert (Paraguay)


     Jose Luis Chilavert merupakan salah satu kiper terbaik di eranya, bisa di bilang ia adalah kiper terbaik benua Amerika. Meski ia memiliki kemampuan yang baik sebagai kiper, namun hal yang paling di kenal dari kiper asa Paraguay ini adalah bukan aksi penyelamatannya melainkan kemampuannya untuk mencetak gol, ia sering mencetak gol dari tendangan bebas atau tendangan penalti. Chilavert sempat di nobatkan sebagai kiper dengan gol terbanyak sebelum dipecahkan oleh kiper Sao Paolo asal Brazil, Rogerio Ceni.

10. Edwin Van Der Sar (Belanda)
     Kiper asal Belanda ini merupakan kiper  yang komlit, baik saat bermain bersama Belanda, Ajax, Juventus, Fullham, dan Manchester United, Edwin Van Der Sar selalu memberikan yang terbaik. Van Der Sar juga meraih banyak gelar terutama saat berkostum Manhester United. Ia mambantu MU meraih gelar Liga Inggris, Community Shield, Liga Champions serta Piala Dunia Antar Klub tahun 2008.

itu dia 10 kiper terbaik sepanjang masa,,,
mereka telah mendapat banyak penghargaan baik individu maupun tim, dan tentunya mereka juga akan dikenang berkat kemampuan mereka menjaga gawang timnya,,,
kalau punya pendapat lain tulis di komentar aja,,,,,


Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.





Read more ...

Profil Mesut Ozil

Kamis, 16 Mei 2013
Hallo sobat  Madridista, disini ada fansnya Ozil gk,,? kalo ada nih saya kasih profil The King Of Assist, Mesut Ozil.,,


Mesut Ozil lahir pada tanggal 15 Oktober tahun 1988 di Gelsenkirchen, Jerman.
Ozil adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Jerman keturunan Turki, yang saat ini bermain untuk club sepak bola Real Madrid sejak Agustus 2010. Posisi utama dalam kesebelasan adalah sebagai gelandang serang, di Spanyol ia mendapat julukan El Buho (Si Burung Hantu) karena kemampuan operannya yang teliti meliputi sudut yang luas.

Pada bulan September 2006, ia telah dipanggil oleh timnas U-17 jerman. Pada tahun 2007, ia telah menjadi anggota Timnas Jerman U-21. Pada tanggal 29 juni 2009, Ozil terpilih menjadi Man Of the Match dalam kemenangan 4-0 atas Inggris di final U-21 kejuaraan Eropa. Dia melakukan debut bersama timnas sepak bola senior jerman dalam laga persahabatan melawan Norwegia pada tangal 11 Februari 2009. Dia mencetak gol pertamanya untuk timnas senior laga persahabatan melawan Afrika Selatan pada tanggal 5 september di kota Leverkusen.

Özil merupakan pemain inti dalam skuat Jerman dalam Piala Dunia FIFA 2010 dan UEFA Euro 2012.

Karena penampilan gemilang di Piala Dunia FIFA 2010, ia diakui sebagai pesepak bola muda Eropa yang potensial. Pada tanggal 17 agustus 2010 Werder Bremen mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid. Ia ditransfer oleh Real Madrid sekitar € 15,000,000. Dia melakukan debutnya bersama Real Madrid pada tanggal 22 Agustus di pertandingan persahabatan melawan tim Hercules, yang diakhiri dengan kemenangan Real Madrid 3-1.


Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.
Read more ...

Profil Iker Casillas

Rabu, 15 Mei 2013
Hallo sobat Madridista, kali ini saya akan memposting profil salah satu icon dari Real Madrid, penjaga gawang terbaik dunia yaitu Iker Casillas, buat Casillas Lovers termasuk saya,,
langsung aja yuk sob,,


Iker Casillas Fernández (lahir di Móstoles, Madrid, Spanyol, 20 Mei 1981) adalah seorang pemain sepak bola yang berposisi sebagai penjaga gawang asal Spanyol. Dia adalah kiper pilihan utama Real Madrid dan timnas Spanyol. Ia juga menjabat sebagai kapten tim Real Madrid dan timnas Spanyol. Casillas memulai kariernya di klub sepak bola kota kelahirannya, dan bergabung pada usia 8 tahun . Ia juga bagian dari timnas remaja Spanyol dan memenangkan kejuaraan UEFA-CAF Meridian Cup dan Kejuaraan Dunia Remaja FIFA pada tahun 1999. Pria setinggi 182 cm ini datang di Real Madrid pada La Liga musim 1999/2000. Dia menyatakan bahwa ia akan pensiun suatu saat sebagai pemain Real Madrid dan akan terlibat langsung dalam pengelolaan Real Madrid. Ia adalah kiper yang meraih penghargaan sarung tangan emas pada Piala Dunia 2010 lalu.

Casillas memulai karir di skuat junior Real Madrid pada musim 1990-91. Pada tanggal 27 November 1997 di usia 16, ia pertama kali dipanggil ke tim utama yang menghadapi Rosenborg di Liga Champions, tetapi tidak sampai musim 1998-99 yang ia memulai debutnya di tim senior, menggantikan Bodo Illgner. Pada tahun 2000, ia menjadi kiper termuda yang pernah bermain di final Liga Champions saat Real Madrid mengalahkan Valencia 3-0, hanya empat hari setelah ia ulang tahun kesembilan belas.

Musim 2007-08 adalah musim yang manis bagi Casillas saat ia membantu Real Madrid merebut kembali gelar ke-31 La Liga dan hanya kebobolan 32 gol dalam 36 pertandingan untuk mengklaim Trophy Zamora.

Pada bulan Februari 2009, Casillas menyamai catatan rekor Paco Buyo yang bermain di 454 pertandingan (untuk seorang penjaga gawang) dan sejak saat itu melampauinya untuk menjadi kiper Real Madrid yang paling sering bermain sepanjang masa.

Selama musim 2011-12, Casillas memenangkan penghargaan Kiper Terbaik versi IFFHS, membuatnya sebagai penjaga gawang pertama dan satu-satunya yang memenangkannya empat kali.

Casillas memainkan pertandingan ke-600 nya untuk Real Madrid pada tanggal 22 Januari 2012 di kemenangan 4-1 melawan Athletic Bilbao.

Pada tanggal 2 Mei 2012, Casillas meraih gelar La Liga kelimanya dan gelar pertamanya sebagai Kapten Real Madrid, dengan menang 3-0 di Bilbao.

  Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.
Read more ...

5 Club Sepak Bola Peraih Tropy Terbanyak Liga Champions

Selasa, 14 Mei 2013
Hallo sobat,, kali ini saya akan memposting buat para penggila bola yang belum tau siapa sih club sepak bola peraih tropy terbanyak di Liga Champions,,??? buat yang belum tau langsung liat aja yukk dibawah,,

1. Real Madrid

9 Gelar Juara (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002).

Real Madrid merupakan klub tersukses dalam sejarah sepak bola Spanyol menurut jumlah gelar juara yang telah mereka dapatkan, dengan memenangi 31 kali gelar juara La Liga dan 9 kali juara Piala Champions/Liga Champions UEFA.

Klub ini juga menerima penghargaan Klub Terbaik Abad ke-20 menurut FIFA pada 23 Desember 2000. Madrid juga berhasil menerima FIFA Order of Merit pada tahun 2004. Sebagai juara 9 kali Liga Champions, Real Madrid mengenakan lencana kehormatan (badge of honours) pada kaus pada pertandingan Liga Champions.

2. A.C Milan
 

 7 Gelar Juara (1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003, 2007)

Associazione Calcio Milan Italia adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan. Milan adalah tim tersukses ketiga dalam sejarah persepakbolaan Italia, menjuarai Seri A Italia 18 kali dan Piala Italia 5 kali.

Milan juga mengenakan bintang tanda bahwa mereka memenangi lebih dari 10 gelar Seri A Italia. Ditambah lagi, Milan juga memakai Lambang Penghargaan UEFA di seragam mereka karena memenangi lebih dari lima gelar Liga Champions.

3. Liverpool F.C dam Bayern München.
 
     Liverpool


5 Gelar Juara (1977, 1978, 1981, 1984, 2005)

Liverpool Football Club (The Reds) adalah sebuah klub sepak bola peserta Liga Utama Inggris. Liverpool adalah klub tersukses dalam sejarah persepakbolaan Inggris yang bermarkas di kota Liverpool. Liverpool telah memenangkan 5 trofi Liga Champions, yang merupakan rekor Inggris.

Sebanyak 18 gelar Liga Inggris, 7 Piala FA, serta, 7 kali juara Piala Liga. Dengan meraih tropi Liga Champion ke-5 pada tahun 2005, Liverpool berhak mengenakan UEFA Badge of Honour, serta berhak memiliki tropi secara permanen.

Liverpool pernah menerima anugerah dari World Soccer Magazine sebagai Team of the Year pada 2001 dan 2005 serta gelar BBC Sports Personality of the Year Team pada 1977, 1986, dan 2001.


     Bayern München


4 Gelar Juara (1974, 1975, 1976, 2001,2013)

Bayern München telah menjuarai liga sepak bola Jerman Bundesliga 22 kali. Munchen juga telah menjuarai Liga Champions sebanyak 5 kali. Terakhir München menjadi jaura UCL pada tanggal 26 Mei 2013, setelah berhasil mangalahkan Burusia Dortmund dengan skor 2-1.


4. FC Barcelona, dan Ajax Amsterdam
    
   F.C Barcelona


 4 Gelar Juara (1992, 2006, 2009, 2011)

Barcelona telah mempersembahkan 22 gelar Liga Spanyol, 25 gelar Copa del Rey, 10 gelar Piala Super Spanyol, 4 gelar Liga Champions Eropa, 4 gelar Piala UEFA, 4 gelar Piala Super Eropa, FC Barcelona menjadi salah satu tim tersukses di Spanyol dan Eropa.

    Ajax Amsterdam

4 Gelar Juara (1971, 1972, 1973, 1995)

Amsterdamsche Football Club Ajax adalah klub sepak bola dari Amsterdam yang telah 30 kali menjuarai Liga Belanda. Klub ini adalah salah satu klub terkuat di Belanda dan juga di Eropa. Ajax adalah salah satu dari empat klub yang telah memenangi ketiga gelar utama Eropa setidaknya sekali, Piala Champions (4 kali), Piala Winners, dan Piala UEFA.

 5. Manchester United dan Inter Milan

    Manchester United F.C. 


3 Gelar Juara (1968, 1999, 2008)

Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah pada 1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson. MU membuat dominasi yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pertengahan 1970-an dan awal 1980-an.

Sejak bergulirnya era Premiership pada tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan dua belas kali merebut trofi juara. Meskipun sukses di kompetisi domestik, kesuksesan tersebut masih sulit diulangi di kejuaraan Eropa.

    Inter Milan


3 Gelar Juara ( 1964, 1965, 2010)

Tahun 2010 adalah pencapaian terbaik bagi Inter sepanjang sejarah sejak berdiri.
Meraih lima gelar sekaligus (Serie A, Coppa Italia, UEFA Champions League, Supercoppa Italiana, dan FIFA Club World Cup). Inter bermain di Stadion Giuseppe Meazza dan berlatih di Angelo Moratti Sports Center (dikenal juga sebagai La Pinetina) sebuah fasilitas latihan berjarak 30 km di Appiano Gentile.


 Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.
 

Read more ...

Cara Memeriksa Power Supply Yang Rusak

Senin, 13 Mei 2013
Hallo sobat,,kali ini saya akan berbagi tips tentang bagaimana cara untuk memeriksa jika Power Supply sobat ada yang rusak, langung aja yukk,,,

Mengatasi Masalah Power Supply yang sedikit agak merepotkan. karena Power Supply adalah komponen yang mandiri, masalah dengan PSU biasanya tidak dapat dilakukan dengan konfigurasi pada sistem komputer.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan tapi sebelumnya putuskan dahulu catu daya listrik. Metode pertama dan terpenting adalah untuk menggunakan tester power supply yang berfungsi untuk memeriksa PSU rusak. ada beberapa langkah pemecahan masalah Secara manual yang dapat Anda lakukan untuk memeriksa catu daya yang rusak.

PERINGATAN : Power Supply mengandung komponen internal yang dapat menyimpan muatan listrik. Jangan pernah mencoba untuk memperbaiki komponen internal dari sebuah Power Supply yang mengakibatkan berisiko cedera pada diri anda dan juga membuat garansi pada PSU anda tidak berlaku lagi.
Langkah-langkah memeriksa Power Supply Unit

01. Periksa Kabel Listrik AC yang terhubung ke Outlet listrik pada Tembok dan PSU.
Kabel PSU biasa bisa kaku saat terhubung kabel daya AC jadi pastikan pasokan listrik kabel dan membuat kontak yang baik dengan satu sama lain.

02. Periksa Outlet AC terhubung ke Power Supply.

Jika stopkontak, lihat apakah itu dikendalikan oleh saklar on/off di dinding. Jika demikian tekan tombol saklar untuk menyalakan.

Jika Anda menggunakan stabilizer atau pelindung lonjakan arus pastikan tombol power diatur ke “On”.

03. Periksa saklar On/Off pada Power Supply itu sendiri.

PSU yang baru biasanya memiliki saklar On/Off. Saklar hitam kecil di bagian belakang catu daya yang memiliki satu dan nol di atasnya. (Ini mungkin terlihat seperti I/O pada switch).

Pastikan saklar ini diatur ke “On”. Jika saklar diatur pada posisi satu (1) ini menunjukkan bahwa catu daya dihidupkan “On”. Jika diatur ke nol (0) berarti PSU saat ini dimatikan. Pastikan saklar diatur ke posisi satu (1).

04. Periksa Switch Tegangan pada Power Supply.

Pada sebagian besar Power Supplies baru ada saklar merah di bagian belakang yang menunjukkan tegangan. Hal ini dapat diatur untuk 115V atau 230V.

Di Amerika Serikat semua rumah tangga menggunakan 115V dari outlet listrik AC untuk peralatan standar. Jika Anda berada di AS pastikan Power Supply Anda diatur ke 115V. Jika Anda berasal dari Eropa, asia terutama Indonesia pastikan PSU Anda harus set ke 230V.

05. Periksa Pin Konektor 20/24 ATX Power dan 4 Pin ATX Power Connector

Kebanyakan motherboard mengharuskan anda menghubungkan dua konektor Power dari Power Supply untuk daya pada motherboard Anda.

Kabel listrik utama adalah power ATX Pin 20/24 konektor yang berada di dekat slot memori pada motherboard Anda. Kabel listrik sekunder yang diperlukan adalah 4 pin ATX sambungan listrik.

Pastikan kedua lead terpasang aman ke motherboard Anda. Anda harus merasa jumper kabel kecil apakah sudah dimasukkan dengan benar.
Untuk memastikan bahwa konektor daya ATX yang tersambung dengan tepat ke motherboard.

06. Gunakan Pengamatan pada Power Supply untuk mengamankan jika terjadi kerusakan.

    -Jika motherboard anda memiliki power LED, maka lampu led akan bercahaya saat power diaktifkan. (Power Led Motherboard akan menyala normal bahkan ketika sistem dimatikan.) Jika Lampu LED hidup mendandakan bahawa motherboard menerima daya dari PSU dan masalahnya mungkin terletak di tempat lain.
    -Anda dapat mendengar suara kipas di dalam power supply berputar ketika Anda mencoba untuk memberikan daya pada sistem. Jika Anda tidak melihat atau mendengarnya kipas berputar ini bisa pertanda bahwa power supply tersebut rusak.
    -Apakah power supply terdengar suara berderak atau muncul suara-suara ketika Anda mencoba untuk menghidupkan sistem? Jika demikian, ini adalah tanda bahwa komponen di dalam power supply telah rusak.
    -Apakah Anda melihat percikan atau asap keluar dari power supply? Jika ini terjadi mendandakan bahwa komponen Power supply rusak.
    -Apakah power supply mengeluarkan bau seperti terbakarnya komponen listrik. Jika ini terjadi ada kerusakan komponen pada power supply.

07. Penggunaan lainnya untuk Pengujian Power Supply

Jika Anda telah melakukan semua langkah di atas dan masih belum bisa menentukan  masalah dari power supply anda dapat menggunakan catu daya tambahan (jika ada) atau PSU dari sistem lain dan mencoba untuk menghidupkan sistem anda dengan Power Supply tersebut.

Jika anda menggunakan power supply lain ternyata komputer anda bekerja itu tandanya bahwa Supply asli Anda telah rusak.

Supaya blogger ini bisa lebih baik lagi kritikan dan saran yang bersifat membangun dari sobat semua sangat saya butuhkan, buat yang punya kritikan dan saran bisa dikirim di E-Mail: rizqi.tkj1@gmail.com
Terimakasih sebelumnya.

Read more ...